MA Al-Ahliyah Juara Semarak Potensi dan Budaya Unsika 2025

MADRASAH Aliyah (MA) Al-Ahliyah meraih Juara Umum pada perlombaan “Semarak Potensi dan Budaya 2025” yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Baca Juga: OSIS MA dan MTs Al-Ahliyah Kompak Gelar Matsama 2025

Siswa MA Al-Ahliyah menjadi jura dalam Grand Final tiga cabang perlombaan yang berlangsung di Aula Syekh Quro Unsika, Sabtu (11/10/2025), setelah sebelumnya berhasil lulus tahap awal perlombaan yang berlangsung sejak awal Oktober 2025.

Guru BK MA Al-Ahliyah, Wildan Hikmatul Fajar, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada panitia dan prodi PAI Unsika yang telah menggelar perlombaan, sehingga bisa menjadi saluran bagi para siswa dalam mengembangkan bakatnya dan mengukir prestasi.

“Alhamdulillah, ini merupakan tahun kedua kami mengikuti perlombaan. Semoga yang diraih hari ini bisa menjadi motivasi ke depan untuk terus berusaha, berlatih, dan belajar lebih baik lagi,” ujarnya saat mewakili delegasi MA Al-Ahliyah menerima Trophy Bergilir Piala Rektor Unsika dari panitia.

Para siswa yang berhasil mengukir prestasi antaralain Intan Shahira Kanti (Kelas 12-1), Juara 2 Lomba MTQ. Fadia Nur Azkania (Kelas 11-1), Juara 2 Lomba Da'i. Sulistia Safitri (Kelas 12-3), Juara 2 Musikalisasi Puisi. Sementara itu, Arkaan Haryono Putra (Kelas 11-2), berhasil masuk 5 besar dalam cabang perlombaan Kaligrafi.

Baca Juga: Bangun Karakter dan Kedisiplinan Peserta Didik Baru Lewat Kegiatan MTP 2025

“Hasil memang tidak pernah mengkhianati proses. Semua yang kita dapatkan, yang kita capai selama kegiatan, adalah hasil kerja keras para (siswa) peserta lomba dan pembimbing yang tidak pernah letih berusaha memberikan yang terbaik. Juga berkat dukungan dan do'a dari bapak-ibu guru semua,” ujar Rena Intan Husnayanti, Pembina Ekstrakulikuler Literasi MA Al-Ahliyah.

MA Al-Ahliyah Gelar MABIT untuk Siswa Kelas 10

MADRASAH Aliyah (MA) Al-Ahliyah menggelar kegiatan Malam Bina Insan dan Takwa (MABIT) bagi siswa-siswi kelas 10, dengan tema “Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter Islami”, pada 29-30 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Putra dan Putri Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah tersebut, diisi berbagai kegiatan dan materi yang bermanfaat untuk pembangunan karakter siswa.

Baca Juga: OSIS MA dan MTs Al-Ahliyah Kompak Gelar Matsama 2025

Wakil Kepala MA Al-Ahliyah Bidang Kesiswaan, M. Afwan Al-Muta’ali, S.Th.I., mengatakan, kegiatan MABIT merupakan bagian dari program pembekalan dan pembiasaan bagi para siswa di luar kegiatan belajar mengajar (KBM). Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Ponpes Al-Ahliyah, dengan mengundang tokoh-tokoh alumni dan keluarga yayasan.

“Para siswa  tidak hanya belajar materi keagamaan, tapi juga meningkatkan relasi vertikal dan horisontal dengan berbagai kegiatan yang interaktif dan penuh makna,” ujar Gus Apang -sapaan akrabnya-, saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan pemateri antara lain, Dr. KH. Abdul Muta’ali, M.A., M.I.P., Ph.D., (Direktur Pusat Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia) yang hadir secara virtual (daring) dengan memberikan pembekalan dan berbagai pengalaman sebagai alumni. H. Ade Alawi (Mantan Direktur Pemberitaan Media Indonesia) yang menyampaikan materi Literai Media dan Jurnalistik.

Baca Juga: MI Al-Ahliyah Ajak Orang Tua Berkolaborasi Ciptakan Pendidikan Berkualitas

Ir. H. Danu Hamidi (Anggota DPRD Kab. Karawang Periode 2004-2009, 2014-2019, 2019-2024) selaku salah satu pengasuh ponpes dan keluarga Yayasan Al-Ahliyah, Utadzah Lisfa Arifah, S.Pd.I (Pengasuh Pondok Putri Ponpes Al-Ahliyah), dan Yasri Aulawi, S.Pd.I atau Gus Yasri (Pengasuh Pondok Putra Ponpes Al-Ahliyah).

“Sungguh menjadi dua hari yang mengesankan, mencerahkan, dan bikin happy para siswa. Terima kasih banyak teman-teman (guru) dan para siswa, semoga semangat kebersamaan ini membuat kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ungkap Salwa Raihani, S.Pd., Pembina Ekskul Language and Lughah Club (L2C) MA Al-Ahliyah.

Baca Juga: Bangun Karakter dan Kedisiplinan Peserta Didik Baru Lewat Kegiatan MTP 2025

Baca Juga: Siswi MA Al-Ahliyah Berhasil Harumkan Nama Karawang di Kancah Nasional

Bangun Karakter dan Kedisiplinan Peserta Didik Baru Lewat Kegiatan MTP 2025


RATUSAN peserta didik baru Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Al-Ahliyah tahun ajaran 2025-2026, mengikuti kegiatan Masa Tamu Pramuka (MTP) Gugus Depan Al-Ahliyah Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari pada 17-19 Juli 2025.

Ka Mabigus Al-Ahliyah, Nur Firdaos, S.Pd.I menyampaikan, kegiatan MTP merupakan bagian dari adat penerimaan anggota Pramuka di Gugus Depan Al-Ahliyah di satuan Pramuka Penggalang dan Penegak. Dimana para peserta didik akan belajar berbagai hal, khususnya dalam pembentukan karakter dan kemandirian.

“Dengan mengikuti kegiatan MTP ini, diharapkan peserta didik baru tingkat MTs dan MA akan terbangun karakternya, kedisiplinannya, kemandiriannya, sehingga akan terbawa saat mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah (sekolah), juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga: MI Al-Ahliyah Ajak Orang Tua Berkolaborasi Ciptakan Pendidikan Berkualitas

Dalam kegiatan MTP Tahun 2025, para peserta tingkat MTs diajak belajar sambil bermain dan mengenal dunia Pramuka Penggalang. Sementara untuk tingkat MA, para peserta diajak belajar, bermain, dan mengasah ketangkasan sambil mengenal dunia Pramuka Penengak.

Selain itu, para peserta juga disuguhkan berbagai kegiatan menarik seperti parade pasukan tongkat (PBB), penampilan pasukan dwi warna (semaphore), zona activity (sablon, olahraga tradisional, outbond, dan outbond), pentas seni, dan api unggun.

“Peserta juga diberikan materi pengelolaan sampah dan lingkungan lewat kegiatan seminar dengan menggandeng penggiat lingkungan dari Latanza, dengan harapan para peserta dapat merawat lingkungan dan mengurangi beban sampah yang sulit terurai dalam kehidupan sehari-harinya,” ujar Wida Widya, Pembina Pramuka Penggalan MTs Al-Ahliyah.

Baca Juga: Siswi MA Al-Ahliyah Harumkan Nama Karawang di Kancah Nasional

Diketahui, MTP merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) yang diperuntukan bagi peserta didik baru kelas tujuh MTs Al-Ahliyah, dan kelas sepuluh MA Al-Ahliyah setiap tahunnya sebelum para peserta didik baru mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di tahun ajaran baru.

OSIS MA dan MTs Al-Ahliyah Kompak Gelar Matsama 2025


PENGURUS Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ahliyah, Bakan Maja, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, kompak menggelar kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) selama tiga hari, tanggal 14-17 Juli 2025.

Pembina OSIS MA Al-Ahliyah, M. Abduh Alfahmi, S.Pd.I mengatakan, Matsama adalah orientasi atau kegiatan pertama masuk sekolah untuk pengkondisian agar peserta didik baru merasa senang, nyaman, dan bahagia. Oleh karena itu, kegiatan Matsama ini dirancang sedemikian rupa agar memberikan pengalaman pertama yang berkesan secara positif bagi peserta didik baru.

“Matsama termasuk kegiatan transisi agar peserta didik baru benar-benar secara mental siap mengikuti proses pembelajaran di lingkungan belajar yang baru. Mirip dengan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di sekolah umum, namun dengan penekanan pada nilai-nilai Islami dan pendidikan karakter,” katanya.

Baca Juga: MI Al-Ahliyah Bangun Sinergitas Orang Tua dan Madrasah Melalui Kegiatan Gelar Karya P5RA

Dikatakan, Matsama sangatlah penting sebagai masa transisi bagi peserta didik baru. Karena membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru dan mempersiapkan diri secara mental untuk mengikuti proses pembelajaran di madrasah. “Kegiatan ini juga merupakan wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat mereka,” ungkap M. Abduh Alfahmi.

Melalui kegiatan Matsama, para peserta didik baru dikenalkan mengenai lingkungan madrasah, kebiasaan dan budaya madrasah, tata tertib, sistem pembelajaran, guru dan tenaga kependidikan, keunikan/kekhasan dan keunggulan madrasah. Serta beberapa prinsip yang menjadi pegangan tata kehidupan di madrasah, agar tercipta iklim akademik yang kondusif sarat dengan nilai akhlakul karimah.

“Kegiatan yang ditujukan bagi para peserta didik baru ini diisi dengan seminar dan sosialisasi kesehatan dari UPTD Kesehatan/Puskesmas Kotabaru, pembinaan Kamtibmas dan bahaya narkoba oleh petugas Polses Kotabaru, serta pengenalan lingkungan madrasah atau wiyata mandala,” ungkap M. Afwan Al-Muta’ali, Pembina OSIS MTs Al-Ahliyah.

Baca Juga: Bangun Karakter dan Kedisiplinan Peserta Didik Baru Lewat Kegiatan MTP 2025 

“Para peserta didik baru juga diajak untuk membiasakan diri sebagai siswa madrasah, dengan mengikuti kegiatan pembiasaan siswa seperti solat duha dan solat dzuhur berjamah, membaca alquran dan dzikir setelah solat,” tambahnya.


MI Al-Ahliyah Ajak Orang Tua Berkolaborasi Ciptakan Pendidikan Berkualitas


JELANG pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran 2025-2026, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ahliyah ajak orang tua peserta didik berkolaborasi menciptakan dunia pendidikan yang berkualitas, dengan meningkatkan kerja sama antara pihak madrasah, komite, tokoh masyarakat, dan orang tua peserta didik.

Kepala MI Al-Ahliyah, Popi Intan Rahmawati, S.Pd.I mengatakan, Kolaborasi antara orang tua dan madrasah adalah kunci keberhasilan pendidikan. Dengan komunikasi yang baik, keterlibatan aktif, dan dukungan bersama, peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Baca Juga : MI Al-Ahliyah Bangun Sinergitas Orang Tua dan Madrasah Melalui Kegiatan Gelar Karya P5RA

“Kolaborasi orang tua dan pihak madrasah sangat penting untuk kesuksesan pendidikan anak. Dengan komunikasi yang baik dan keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan madrasah, anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan mencapai potensi penuh mereka,” ujarnya.

Dikatakan, madrasah dapat menyediakan forum diskusi terbuka bagi orang tua dan guru untuk membahas tantangan dan solusi bersama terkait pendidikan dan perkembangan peserta didik. Selain itu, orang tua juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan madrasah, seperti pertemuan orang tua-guru, acara-acara sekolah, atau menjadi sukarelawan dan donatur.

“Orang tua dapat mendukung pembelajaran anak di rumah dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif, membantu pekerjaan rumah, dan mendorong motivasi belajar,” kata Popi Intan Rahmawati.

Sementara itu, Ketua Komite MI Al-Ahliyah, Putra M. Wifdi Kamal, S.Kom mengatakan, pendidikan yang berkualitas hanya bisa dicapai dengan kerja sama yang baik antara pihak madrasah dan orang tua, termasuk dalam pembiayaan pendidikan yang menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua, madrasah, dan juga pemerintah.

“Madrasah dan orang tua dapat bekerja sama dalam penggalangan dana untuk mendukung kegiatan, maupun pemenuhan fasilitas pendidikan seperti pembangunan, rehabilitasi, atau pengadaan sarana olahraga dan meja kursi,” katanya.

Orang tua perlu memahami kebutuhan utama madrasah dalam pembiayaan dan rincian biaya yang perlu dibayarkan, serta memiliki kesempatan untuk bertanya dan memberikan masukan tentang biaya pendidikan, termasuk biaya operasional, kegiatan ekstrakurikuler, dan kebutuhan lain yang terkait dengan pembelajaran.

Baca Juga: Siswi MA Al-Ahliyah Harumkan Nama Karawang di Kancah Nasional

“Ketika ada kendala finansial, baik dari pihak madrasah maupun orang tua, kolaborasi sangat penting untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan. Seperti opsi pembiayaan alternatif, atau mencari bantuan dari pihak ketiga untuk menyediakan program beasiswa atau bantuan keuangan bagi siswa yang membutuhkan,” katanya.

Kolaborasi pembiayaan memungkinkan sekolah untuk menyediakan fasilitas dan sumber daya yang lebih baik, serta program pendidikan yang lebih komprehensif. “Dengan kolaborasi yang erat antara orang tua dan madrasah dalam hal pembiayaan, pendidikan anak dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan. Semua pihak perlu menyadari bahwa pendidikan adalah investasi masa depan, dan kerja sama adalah kunci untuk mencapainya,” pungkas Putra M. Wifdi Kamal.


MI Al-Ahliyah Bangun Sinergitas Orang Tua dan Madrasah Melalui Kegiatan Gelar Karya P5RA

 


Ketua Komite Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ahliyah, Putra M. Wifdi Kamal, S.Kom mengajak para orang tua dan wali murid ikut aktif mendukung pengembangan pendidikan di Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah (YAPISA). Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan P5RA (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin) yang diselenggarakan pada Jumat, 29 November 2024.

Dikatakan, tanggungjawab pendidikan kepada para siswa di MI Al-Ahliyah bukan hanya ada di pihak sekolah ataupun para guru yang mengajar di kelas, melainkan juga pada orang tua atau wali masing-masing siswa. Sebab, pengawasan yang diberikan oleh pihak sekolah dan para guru dibatasi waktu pembelajaran di sekolah.

Baca Juga: Cari Siswa Berbakat Lewat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional

“Oleh karena itu, orang tua atau wali siswa itu sendiri harus berperan aktif dengan mengawasi putra-putrinya di rumah. Membantu mengulang kembali pelajaran yang sudah didapat di sekolah, dengan kegiatan belajar di rumah masing-masing,” katanya.

“Jadi orang tua atau wali tidak boleh lepas tangan begitu saja. Jangan merasa karena sudah menyekolahkan anaknya, kemudian tidak ingin tahu perkembangan kemampuan belajar putra-putrinya. Jika ingin anaknya sukses dalam pendidikan, peran orangtua sangan penting,” tambah Putra.

Selain itu, untuk menunjang sarana dan pra sarana serta kegiatan belajar mengajar yang baik bagi para siswa, orang tua atau wali murid juga harus senantiasa mendukung program yang dicanangkan oleh pihak sekolah, termasuk pembiayaan pendidikan yang tidak tercukupi dari bantuan pemerintrah.

“Kita tentu berhak menagih pendidikan yang baik untuk putra-putri kita, tapi jangan lupa kita juga harus memenuhi tanggungjawab pembiayaan pendidikan juga. Kalau hanya mengandalkan dana Biaya Operasional Pendidikan (BOS) dari pemerintah, tentu tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan yang baik,” kata Putra.

Baca Juga: Siswi MA Al-Ahliyah Harumkan Nama Karawang di Kancah Nasional

Sementara itu, Kepala MI Al-Ahliyah, Popi Intan Rahmawati, S.Pd.I mengatakan, kegiatan P5RA merupakan program dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin bagi para siswa di sekolahnya, salah satunya melalui kegiatan gelar karya.

“Tujuan kegiatan ini untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter luhur dan kompeten dalam menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Siswi MA Al-Ahliyah Harumkan Nama Karawang di Kancah Nasional


Alika Shalshabilah Lamasano, Siswi Kelas 12 IPS di Madrasah Aliyah (MA) Al-Ahliyah Bakan Maja, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, berhasil harumkan nama Kabupaten Karawang dan Provinsi Jawa Barat di kancah nasional. Ia suskses meraih medali emas dan perak dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional XVII Tahun 2024.

Gadis berusia 17 tahun kelahiran Karawang, 12 September 2007 tersebut memboyong medali emas pada kategori WOMEN'S EPEE INDIVIDUAL CATEGORY B dan medali perak pada WOMEN'S EPEE TEAM cabang olahraga Para Anggar yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga: MTs dan MA Al-Ahliyah Gelar Kegiatan Wokshop Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Memaksimalkan Proses Pembelajaran

Ia mengaku sangat bersyukur atas capaian yang diraihnya saat ini, dan akan terus berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi di masa mendatang. 

"Selalu bersyukur, sesuai moto hidup," kata Alika saat dihubungi melalui pesan WhatsApp ibunya, Teti Astriani.

"Selalu berjuang untuk hidup yang lebih baik dengan memaksimalkan segala kekurangan diri," tambah Alika yang merupakan anak pertama dari empat bersaudara.

Sementara itu, Kepala MA Al-Ahliyah, Nur Firdaos, S.Pd.I mengaku bangga dengan pencapaian yang diraih siswinya. Ia berharap prestasi yang diraih oleh Alika dapat menjadi contoh untuk siswa-siswi lainnya. "Apa yang diraih Alika adalah buah dari semangat dan ketekunan dalam menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki," katanya.

Baca Juga: Implementasikan Program P5 dan P2RA, MTs Al-Ahliyah Gelar Market Day

"Siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil dalam bidang yang ditekuninya. Keterbatasan yang ada dalam hidup bukanlah alasan untuk menyerah, kita harus belajar dari sosok Alika yang sudah berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerah," pungkas Nur Firdaos.

MTs Al-Aliyah Cari Siswa Berbakat Lewat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional 2023

 


Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ahliyah menggelar sejumlah perlombaan, dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2023 dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan perlombaan yang diikuti para siswa  pada Jumat (20/10/2013), antaralain Kalighrafi, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Inggris, dan Singer Religi.

“Kegiatan perlombaan ini merupakan bagian dari implementasi program P2RA (Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamiin), dimana siswa madrasah mampu mencerminkan wawasan, pemahaman, dan perilaku taffaquh fiddin sebagaimana kekhasan kompetensi keagamaan di madrasah,” ungkap Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, M. Abduh Alfahmi, S.Pd.I.

Baca Juga: Implementasikan Program P5 dan P2RA, MTs Al-Ahliyah Gelar Market Day 2023

Dijelaskan, implementasi program P2RA dalam bentuk perlombaan yang dikemas dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional 2023 ini, mengajak para siswa untuk memberikan kedamaian, kebahagiaan, dan keselamatan untuk sesama manusia, serta semua makhluk ciptaan Allah SWT.

“Dengan adanya momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional 2023, diharapkan para siswa nantinya mampu berperan di tengah masyarakat sebagai sosok yang moderat, bermanfaat di tengah  kehidupan masyarakat yang beragam, serta berkontribusi aktif menjaga keutuhan dan kemulyaan negara dan bangsa Indonesia,” katanya.

Selain itu, kegiatan perlombaan tersebut juga merupakan ajang pencarian dan penggalian bakat maupun talenta siswa untuk menghadapi Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Tingkat Kabupaten Karawang Tahun 2024 mendatang.

“Lewat kegiatan ini, kami mencari siswa-siswi yang berbakat dalam bidang seni untuk nantinya dilakukan pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan, dalam rangka menghadapi ajang-ajang kompetisi salah satunya Aksioma. Dan kami targetkan dapat mempertahankan gelar juara umum,” Kata Abduh -sapaan akrabnya-.

Baca Juga: MTs Al-Ahliyah Bawa KKM 2 Jadi Juara Umum Aksioma Kabupaten

Diketahui, rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Hari Santri Nasional 2023 di MTs Al-Ahliyah berlangsung selama 3 hari, tanggal 19-21 Oktober 2023. Berbagai acara yang dilaksnakan antaralain Market Day, Perlombaan (Kaligrafi, Pidato, dan Singer), Serta Istigosah sebagai puncak kegiatan.

Penulis            :  Putra M. Wifdi Kamal
Editor              :  Putra M. Wifdi Kamal
Gambar/Foto  :  Panitia

Implementasikan Program P5 dan P2RA, MTs Al-Ahliyah Gelar Market Day 2023

 


Dalam rangka mengimplementasikan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamiin (P2RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ahliyah menggelar kegiatan Market Day bertempat yang di Halaman Madrasah pada Kamis, 19 Okktober 2023.

Kegiatan yang digelar sebagai rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional Tahun 2023, diikuti oleh seluruh siswa dan dewan guru sejak pagi hingga siang hari. Tercatat sebanyak 24 stand siswa dan 1 stand undangan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, dengan menjajakan berbagai macam makanan, minuman, dan souvenir.

Baca Juga: MTs dan MA Al-Ahliyah Gelar Kegiatan Wokshop Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Memaksimalkan Proses Pembelajaran

Kepala MTs Al-Ahliyah, A. Hidayaturrahman, S.Pd.I mengatakan, kegiatan Market Day merupakan bagian dari implementasi program P5. Dimana para siswa dituntut untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, metakognisi, berkomunikasi, berkolaborasi, inovatif, kreatif, dan berliterasi informasi.

“Para siswa secara kreatif dan inovatis melakukan kerja sama kelompok untuk mewakili kelasnya membuka stand dan menyediakan berbagai macam jajanan, baik makanan dan minuman, maupun souvenir. Mulai dari siswa kelas 7 sampai kelas 9 berlomba menarik minat pembeli dari sesama siswa, dewan guru, maupun pengunjung lainnya,” katanya.

Dijelaskan, melalui kegiatan Market Day tersebut diharapkan para siswa bisa mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dalam bidang kewirausahaan khususnya mengenai kerjasama, perencananan, pengolahan bahan baku, dan marketing, dengan mempraktekannya secara langsung.


Baca Juga: Intip Kemeriahan Peringatan HUT RI Ke-78 di MTs dan MA Al-Ahliyah

“Melalui Kegiatan kewirausahaan dapat menumbuhkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa. Juga membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas di masa mendatang,” ungkap Pak Ayat -sapaan akrabnya-.

Diketahui, dalam kegiatan Market Day MTs Al-Ahliyah 2023, para siswa, guru, dan pengunjung lainnya terlebih dulu menukarkan uang yang akan dibelanjakan ke bentuk kupon khusus pecahan Rp 2.000,- di banker yang telah disediakan panitia. Stand dengan pengumpul kupon terbanyak akan ditetapkan sebagai pemenang.

Penulis            :  Putra M. Wifdi Kamal
Editor              :  Putra M. Wifdi Kamal
Gambar/Foto  :  Panitia


MTs dan MA Al-Ahliyah Gelar Kegiatan Wokshop Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Memaksimalkan Proses Pembelajaran


Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrsaha Aliyah (MA) Al-Ahliyah menggelar In House Traning (IHT) gabungan dalam rangka pelatihan internal sekolah untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Pendidik di bawah naungan Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah (YAPISA), Sabtu (19/08/2023).

Kegiatan dalam bentuk Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka tersebut, dihadiri para pendidik (guru) dan tenaga pendidikan (staf tata usaha) sebanyak 70 orang sejak pagi hingga sore hari, bertempat di Gedung Laboratorium ICT (Komputer) Al-Ahliyah. Dengan menghadirkan narasumber Dr. Hj. Nicky Noberta, M.Pd.

Baca Juga: Intip Kemeriahan Peringatan HUT RI Ke-78 di MTs dan MA Al-Ahliyah

Wakil Kepala MTs Al-Ahliyah Bidang Kurikulum, Istiqomah Salamah, S.Ag., M.Pd., mengungkapkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan baik pendidik maupun tenaga kependidikan di Al-Ahliyah mendapatkan gambaran mengenai penerapan Kurikulum Merdeka, untuk menyiapkan diri seiring adanya pembaharuan kurikum pendidikan di Indonesia.

“Diharapkan bapak-ibu guru bisa mendapatkan wawasan baru mengenai penerapan Kurikulum Merdeka, sehingga bisa merumuskan langkah-langkah untuk mencapai tujuan pembelajaran di mata pelajaran masing-masing yang diajarnya,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya workshop tersebut tenaga kependidikan dapat merumuskan daya dukung apa saja yang dibutuhkan oleh pendidik di Al-Ahliyah maupun para peserta didik, agar proses kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik dan lancar.

Baca Juga: Penggalang MTs Al-Ahliyah Berpartisipasi dalam Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Jawa Barat Tahun 2023

“Insya Allah dengan adanya kegiatan ini, bapak-ibu guru akan lebih siap dalam menjalankan proses pembelajaran menggunakan Kurikulum Merdeka,” ungkap Nur Firdaos, S.Pd.I., Kepala MA Al-Ahliyah.

Penulis  :  Putra M. Wifdi Kamal, S.Kom
Editor     :  Putra M. Wifdi Kamal, S.Kom
Foto       :  Ahmad Fauji

Intip Kemeriahan Peringatan HUT RI Ke-78 di MTs dan MA Al-Ahliyah

 


Peringati HUT Republik Indonesia ke-78, Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah (YAPISA) gelar sejumlah perlombaan bagi siswa dan guru. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 16 Agustus 2023, berlangsung dengan meriah.

Ratusan siswa dan puluhan guru MTs maupun MA Al-Ahliyah berbaur merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus. Mereka secara antusias mengikuti sejumlah perlombaan hiburan yang diadakan, diantaranya balap karung, tarik tambang, pukul balon air, balap bakiak, estafet sarung, setafet air, dan estafet terigu.

Baca Juga: Penggalang MTs Al-Ahliyah Berpartisipasi dalam Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Jawa Barat Tahun 2023

Selain itu, terdapat juga sejumlah perlombaan cabang olahraga, seni dan tradisional, seperti futsal, voli, pembacaan UUD, singer/menyanyi, dagongan, dan hadang. Setiap siswa dalam satu tim berlomba mewakili kelasnya masing-masing, untuk menunjukan keahlian dan bakatnya di luar bidang akademik.

“Tahun ini memang sengaja kami buat perlombaan untuk guru juga, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh siswa,” ungkap Thomas Ali Ramadhan, S.Pd., selaku Koordinator Perlombaan.

Dikatakan Thomas, dengan peringatan hari kemerdekaan mengajarkan para siswa untuk mengingat pentingnya mencintai tanah air. “Salah satunya adalah dengan memperingati hari ulang tahun negara tercinta, dengan kemeriahan berlomba dari dewan guru di Yayasan Perguruan Agama Islam Al-Ahliyah,” katanya yang juga merupakan guru mata pelajaran olaharaga.

Baca Juga:  Ka Mabigus Al-Ahliyah Lepas Enam Pramuka Penegak Menuju Raimuna Nasional XII Tahun 2023

Diketahui, kegiatan perlombaan tersebut terlaksana dengan sukses berkat kerja keras panitia yang terdiri dari perwakilan guru, pengurus OSIS MTs, pengurus OSIS MA, dan sejumlah siswa lainnya dari berbagai ekstrakurikuler.



Penulis       :  Putra M. Wifdi Kamal
Editor         :  Putra M. Wifdi Kamal
Foto/Video :  Istimewa

Pramuka Penggalang MI Al-Ahliyah Belajar Hidup Mandiri Lewat Kegiatan Jambore Ranting 2023

 


Puluhan siswa MI Al-Ahliyah yang tergabung dalam Gerakan Pramuka Penggalang Gugusdepan Al-Ahliyah ikut serta dalam kegiatan Jambore Ranting Kwarran Kotabaru pada 13-15 Agustus 2023, di Bumi Perkemahan Cariu, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru.

Mereka terlihat antusias mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan oleh Panitia Perkemahan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pramuka ke-75, di antaranya memanah, menghias tumpeng, karnaval, dan penjelajahan.

Selama tiga hari dua malam, puluhan Pramuka Penggalang dari satuan Putra dan Putri tersebut, hidup di alam terbuka menggunaan tenda di bawah pengawasan dan bimbingan para pembina dan andalan ranting Kwarran Kotabaru.

Pembina Pramuka MI Al-Ahliyah, Muhammad Nazmi Mustofa mengungkapkan, dengan mengikuti kegiatan Jambore Ranting, para siswa diajak untuk belajar hidup mandiri dan bekerjasama dengan teman sebayanya.

“Mudah-mudahan nantinya para siswa bisa semakin mandiri dalam kehidupan sehari-harinya, juga bisa terbiasa bekerjasama dengan teman-temannya di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat,” katanya.

Nazmi yang juga merupakan Guru Kelas 2C MI Al-Ahliyah mengungkapkan, melalui kegiatan kepramukaan para siswa mendapatkan pendidikan karakter dalam membentuk kepribadiannya untuk bekal di masa mendatang.

Baca Juga: Penggalang MTs Al-Ahliyah Berpartisipasi dalam Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Jawa Barat Tahun 2023

“Selain itu, mereka juga dapat belajar baris berbaris (PBB), tali temali (pionering), dan berbagai ketangkasan lainnya. Sehingga diharapkan mereka dapat hidup  secara disiplin dan memiliki kemampuan lain di luar akademik,” jelasnya.

Diketahui, Jambore merupakan Pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat yang paling bawah yaitu ranting sampai tingkat nasional.

Selain itu, pertemuan antar pramuka dunia juga diselenggarakan kegiatan serupa yang biasa disebut Jambore Dunia (World Scout Jamboree). Untuk tingkat ranting, biasanya diselenggarakan dua tahun sekali.

Baca Juga:  Ka Mabigus Al-Ahliyah Lepas Enam Pramuka Penegak Menuju Raimuna Nasional XII Tahun 2023


Penulis  :  Putra M. Wifdi Kamal
Editor    :  
Putra M. Wifdi Kamal
Foto       :  M. Nazmi Mustofa

Penggalang MTs Al-Ahliyah Berpartisipasi dalam Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Jawa Barat Tahun 2023



Sebanyak 32 Pramuka Penggalang Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ahliyah berpartisipasi dalam Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Jawa Barat Tahun 2023, di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Tangguh untuk Indonesia Utuh”, berlangsung pada 12-14 Agustus 2023.

Selama tiga hari dua malam para Pramuka Penggalang dari berbagai Madrasah se-Jawa Barat berkumpul dan menampilkan berbagai kreasi khas dari daerahnya masing-masing. Selain itu, mereka juga diberikan berbagai pelatihan materi kepramukaan dengan tujuan menumbuh kembangkan Pelajar Pancasila yang Rahmatan Lil Alamin, sebagai karakter di lingkungan Pramuka Madrasah.

“Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Jawa Barat Tahun 2023 adalah rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang sebagai sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada kegiatan persaudaraan demi kerukunan dan perdamaian,” ungkap Pembina Pramuka Penggalang MTs Al-Ahliyah, Wida Widya, S.Pd.

Baca Juga: Ka Mabigus Al-Ahliyah Lepas Enam Pramuka Penegak Menuju Raimuna Nasional XII Tahun 2023

Pratama Satuan Penggalan Putra Al-Ahliyah, Rosyid Hanif Fakhriyanto mengaku senang bisa mengikuti perkemahan bersama rekan-rekan lainnya. Karena banyak ilmu dan pengalaman baru yang didapat selama kegiatan. “Alhamdulillah dapat pengalaman baru, banyak ilmu yang didapat, dan juga banyak dapat teman baru sesama anggota Pramuka Penggalang dari daerah lain,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Nayla Nurafifah, Pratama Satuan Penggalang Putri Al-Ahliyah, bersyukur mendapatkan kesempatan ikut serta dalam Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. “Lewat aktif di kegiatan Pramuka, banyak pengalaman yang bisa diambil. Alhamdulillah tahun ini bisa ikut juga di perkemahan madrasah tingkat Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Ka Mabigus Al-Ahliyah, A. Hidayaturrahman berharap, dengan mengikuti kegiatan Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Jawa Barat, diharapkan para siswa khususnya anggota Pramuka Penggalang Al-Ahliyah dapat mewujudkan Tri Satya dan Dasa Darma anggota Gerakan Pramuka, dalam menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.

Baca Juga: Pramuka MTs Al-Ahliyah Raih 2 Emas 3 Perak di Ajang LT III Karawang

“Meningkatkan rasa pengabdian dan kepedulian anggota Gerakan Pramuka terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Serta berkembangnya jiwa korsa anggota Gerakan Pramuka sebagai upaya untuk menggalang persatuan dan kesatuan generasi muda,” jelas Pak Ayat –sapaan akrabnya- yang juga merupakan Kepala MTs Al-Ahliyah.


Penulis  :  Putra M. Wifdi Kamal
Editor    :  Putra M. Wifdi Kamal
Foto       :  Dilan/M. Taufik

Ka Mabigus Al-Ahliyah Lepas Enam Pramuka Penegak Menuju Raimuna Nasional XII Tahun 2023

 


Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus) Al-Ahliyah, Nur Firdaos, S.Pd.I., didampingi Ketua Gugusdepan Al-Ahliyah, Hj. Susi Mawaddatussurur, S.Pd., melepas perwakilan Pramuka Penegak Ambalan Jend. Sudirman – R. A. Kartini yang akan berangkat menuju Raimuna Nasional XII di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Jumat (11/8/2023).

Pada kegiatan nasional tingkat Pramuka Penengak tersebut, Gugusdepan Al-Ahliyah mengirimkan sebanyak enam orang, terdiri dari lima Pramuka Penegak Putra dan satu Pramuka Penegak Putri, yakni Hassan John, Mukhlis Aminudin, Muhammad Farroj Alghifari, Dita Septiawan, Imam Putra Maulana, dan Ratu Syahri Syarifah Firdaus.

Baca Juga: MA Al-Ahliyah Raih Juara Umum POSISMA Kab. Karawang Tahun 2023

Kenamnya akan bergabung dengan dua puluh enam Pramuka Penegak lainnya dari berbagai Gugusdepan di Kabupaten Karawang sebagai Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Karawang untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 12-21 Agustus 2023.

Dalam arahannya, Ka Mabigus Al-Ahliyah, Nur Firdaos meminta agar perwakilan Pramuka Penegak Ambalan Jend. Sudirman – R. A. Kartini bisa menjaga nama baik organisasi dan pribadi selama mengikuti kegiatan, serta dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari para Pramuka Penegak lain se-Indonesia.

Baca Juga: MTs Al-Ahliyah Bawa KKM 2 Jadi Juara Umum Aksioma Kabupaten

“Jadikan ini sebagai momentum untuk menimba ilmu yang nantinya bisa di kembangkan di Ambalan kita, di Pangkalan dan Gugusdepan Al-Ahliyah,” ujarnya.

Penulis  :  Putra M. Wifdi Kamal
Editor    :  Putra M. Wifdi Kamal
Foto      :  Ahmad Fauji

MI Al-Ahliyah Gelar Wisuda dan Kenaikan Kelas Tahun Pelajaran 2022-2023



Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ahliyah menggelar acara wisuda dan perpisahan bagi siswa lulusan kelas VI, serta kenaikan kelas bagi siswa kelas I sampai V di halaman madrasah pada 17-18 Juni 2023. Kegiatan tahunan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Perguruan Agama Islam Al-ahliyah (YAPISA) KH. A. Musyaffa, S.Pd.I., dan sejumlah tamu undangan lainnya serta para orang tua/wali siswa.

Kepala MI Al-Ahliyah, M. Akbar Syauqi, S.Pd.I. mengatakan, pada tahun ini kegiatan wisuda dan kenaikan kelas sengaja dipisahkan menjadi dua hari berbeda, untuk menambah khidmat acara perpisahan yang dikhususkan bagi siswa lulusan kelas VI. Hal tersebut juga sekaligus mewujudkan keinginan kepala madrasah sebelumnya yang belum sempat terlaksana.

“Almarhum Bapak Ustad Mudiar, Kepala Madrasah sebelumnya punya keinginan kegiatan wisuda dan perpisahan siswa kelas VI itu dilakukan secara terpisah dari acara kenaikan kelas untuk siswa kelas I sampai V. Alhamdulillah kita bisa mewujudkannya tahun ini, dan insya Allah kami beserta jajaran dewan guru akan terus melanjutkan cita-cita beliau yang belum terlaksana,” katanya.

Baca Juga: MI Al-Ahliyah Laksanakan PKKM Tahun 2023

Secara khusus, Akbar menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua/wali siswa atas kepercayaan dalam menyekolahkan putra-putrinya di lembaga yang ia pimpin. Karena hal tersebut merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan oleh pihaknya, untuk mendidik para siswa sehingga dapat menguasai ilmu agama maupun ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Terima kasih kami ucapkan, semoga kepercayaan yang diberikan para orang tua/wali siswa dapat kami jawab dengan memberikan layanan pendidikan yang baik. Sehingga harapan para orang tua/wali siswa agar putra-putrinya memiliki pemahaman yang baik dalam ilmu agama dan juga ilmu pengetahuan teknologi bisa kami wujudkan,” ungkapnya.

Untuk itu, Akbar mengharapkan dukungan para orang tua/wali siswa tidak pernah putus, serta dukungan lainnya juga bisa terus diberikan oleh pihak yayasan dan komite, agar MI Al-Ahliyah bisa menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan meluluskan para siswa yang mampu bersaing di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pondasi Iman dan Islam yang kokoh.



Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Agama Islam Al-ahliyah KH. A. Musyaffa, S.Pd.I., mengungkapkan pentingnya pendidikan agama ditanamkan sedini mungkin pada anak sebagai pondasi kehidupan. Untuk itu, Al-Ahliyah yang telah berdiri sejak tahun 1954 berupaya semaksimal mungkin memberikan pendidikan agama kepada para siswa tanpa mengesampingkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga: MA Al-Ahliyah Raih Juara Umum POSISMA Kab. Karawang Tahun 2023

“Alhamdulillah, Yayasan Perguruan Agama Islam Al-ahliyah (YAPISA) memiliki jenjang pendidikan yang lengkap, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Karena perlu disadari, ilmu agama adalah pondasi bagi anak-anak kita untuk kebaikan di dunia dan di akhirat. Maka jangan ragu menyekolahkan anak-anak bapak-ibu di lembaga kami,” tambahnya.

Penulis :  Putra M. Wifdi Kamal
Editor   :  Putra M. Wifdi Kamal
Foto      :  Putra M. Wifdi Kamal

MA Al-Ahliyah Raih Juara Umum POSISMA Kab. Karawang Tahun 2023


Madrasah Aliyah (MA) Al-Ahliyah berhasil keluar sebagai Juara Umum dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Siswa Madrasah (POSISMA) Tingkat KKMA Kabupaten Karawang Tahun 2023, setelah berhasil memenangkan 10 emas, 4 perak, dan 1 perunggu dari 12 macam perlombaan kategori putra dan putri yang digelar pada Rabu, 14 Juni 2023. 

MA Al-Ahliyah selaku tuan rumah tampil dominan hampir di seluruh cabang yang dilombakan. Prestasi tersebut melampaui target yang dicanangkan, dimana pihak madrasah hanya berusaha menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh peserta agar dapat sukses sebagai penyelenggara.

Baca Juga: MTs Al-Ahliyah Bawa KKM 2 Jadi Juara Umum Aksioma Kabupaten

“Terimakasih yang setinggi-tingginya kepada siswa dan siswi MA Al-Ahliyah yang menjadi atlet POSISMA 2023, atas dedikasinya kepada madrasah. Pencapaian terhebat telah menjadi juara umum, meski berangkat tanpa target (itu),”  ungkap Wakil Kepala MA Al-Ahliyah Bidang Hubungan Masyarakat, M. Abduh Alfahmi, S.Pd.I.

“Kemenangan adalah amanat yang harus dipertahankan, kekalahan adalah motivasi terbaik dalam hidup,” tambah M. Abduh Alfahmi yang juga menjabat Pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai pesan untuk seluruh siswa dan siswi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Diketahui, ajang kompetisi siswa antar madrasah aliyah tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, H. Yakub Lubis Al Pauji, S.Ag., MA.

Baca Juga: MA Al-Ahliyah Jadi Tuan Rumah, POSISMA Tahun 2023 Berlangsung Meriah

“Terimakasih kepada seluruh kepala madrasah, jajaran KKMA (Kelompok Kerja Madrasah Aliyah), dan selamat kepada MA Al-Ahliyah yang telah menjadi tuan rumah sekaligus juara umum dalam POSISMA Tahun 2023,” ucap Ketua Panitia, H. Nurhabi, M.Si., saat pengumuman kejuaraan.

Berikut Medali/Juara yang Diperoleh MA Al-Ahliyah

Cabang Olahraga

Juara 1 Bulu Tangkis Putra

Juara 2 Bulu Tangkis Putri

Juara 2 Futsal


Cabang Seni

Juara 2 Kaligrafi Putra

Juara 3 kaligrafi Putri

Juara 1 Pop Singer Putra

Juara 1 Pop Singer Putri

Juara 1 Pidato Bahasa Arab Putri

Juara 1 Pidato Bahasa Inggris Putra

Juara 1 Pidato Bahasa Inggris Putri

Juara 2 Pidato Bahasa Indonesia Putra

Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Putri

Juara 1 Qosidah

Juara 1 Story Telling Putra

Juara 1 Story Telling Putri


Penulis  : Jamilah Arif
Editor    : Putra M. Wifdi Kamal, S.Kom
Foto      : Dilan/Fatih